Jakarta, 29 Juli 2025 — International Blue Economy Expo and Summit (IBEES) 2025 resmi dibuka, menghadirkan para pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, hingga mitra internasional untuk membahas masa depan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Acara diawali dengan sambutan dari Dr. Asmiati Malik (Dewan Pembina Maritim Muda Nusantara), dilanjutkan Keynote dan Opening speech oleh Bapak Muhammad Mawardi (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kemenko Pangan) dan Mr. Wakabayshi Hajime (Fisheries and Forestry Attaché, Embassy of Japan in Indonesia).

Hari pertama menghadirkan dua sesi yaitu Pengembangan SDM Maritim dan Literasi Kelautan, serta Penguatan Sistem Klasifikasi dan Standarisasi Industri Maritim. Narasumber berasal dari STIAMAK Barunawati Surabaya, Maritim Muda Nusantara, Badan Mutu KKP, Biro Klasifikasi Indonesia, dan BECdex International Certification Center.

Hari kedua mengangkat tiga topik utama: Konservasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan, Transformasi Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta Transisi Energi Bersih dan Teknologi Pelayaran Ramah Lingkungan. Pembicara mencakup perwakilan dari Ditjen Pengelolaan Kelautan KKP, PELINDO, Pertamina NRE, ASDP Indonesia Ferry, Museum Kebaharian Jakarta hingga sektor swasta nasional dan internasional seperti Collabit, Green Mangrove Foundation, dan Kongsberg Maritime.

Ketua Umum Maritim Muda Nusantara, Kaisar Akhir mengatakan bahwa IBEES 2025 terbilang sukses sebagai wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi menuju kemaritiman Indonesia yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing global berbasis ekonomi biru. "Hadir dalam acara ini lebih dari 200 peserta baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang terwadahi untuk saling berkolaborasi ke depannya", pungkas Kaisar.